Sistem Informasi Desa Wlahar Wetan
Pemerintah Desa Wlahar Wetan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pencegahan Bahaya Narkoba melalui Gelar Kesenian Kebudayaan pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Desa Wlahar Wetan dan dimulai pada pukul 19.30 WIB, dengan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan, lembaga desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Wlahar Wetan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Wlahar Wetan, didampingi oleh Sekretaris Desa, serta Kaur Tata Usaha dan Umum sebagai pencatat notulen. Peserta kegiatan meliputi Ketua dan Anggota BPD, BABINSA, BHABINKAMTIBMAS, para kepala sekolah dari SDN Wlahar Wetan, SD Alam Hayuba, TK Pertiwi, dan TK Masyitoh, Ketua LPMD, Ketua dan Pengurus PKK, Ketua RW dan RT, Karang Taruna, Gapoktan, Kelompok Tani, SATLINMAS, Ketua dan Pengurus BUMDes, Panitia HUT ke-80 Republik Indonesia, tokoh masyarakat, serta warga masyarakat Desa Wlahar Wetan.
Acara diawali dengan pembukaan melalui pembacaan basmallah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Selanjutnya, Kepala Desa Wlahar Wetan menyampaikan sambutan dengan mengucapkan terima kasih kepada para narasumber dan seluruh hadirin yang telah berkenan hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Dalam sambutannya, Kepala Desa menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus mengajak masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang, dan psikotropika, khususnya di kalangan remaja dan generasi muda desa.
Kepala Desa juga menyampaikan bahwa pemilihan gelar seni dan budaya sebagai media sosialisasi merupakan upaya strategis agar pesan-pesan penting mengenai bahaya narkoba dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat. Melalui kegiatan kebudayaan, masyarakat dapat berkumpul dalam suasana yang edukatif dan komunikatif, sehingga pemahaman tentang dampak buruk narkoba dapat diterima dengan lebih baik. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan masyarakat Desa Wlahar Wetan.
Materi sosialisasi disampaikan oleh beberapa narasumber. Narasumber pertama berasal dari Kecamatan Kalibagor, yakni Camat Kalibagor yang diwakili oleh Bapak Sugeng Tiawan, S.Sos. Dalam paparannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Desa Wlahar Wetan yang telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba melalui pendekatan seni dan budaya. Beliau menjelaskan bahwa narkoba merupakan singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang, yang penyalahgunaannya dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis. Dampak negatif narkoba tidak hanya merusak kesehatan dan kualitas hidup individu, tetapi juga berdampak luas terhadap lingkungan sosial, termasuk meningkatnya risiko kecelakaan dan tindak kriminal. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap bahaya narkoba, terutama di lingkungan keluarga.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banyumas, yang diwakili oleh Ibu Dyah Utami S., S.S. dan Bapak Toni Riyamukti, S.H., M.H. Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba merupakan permasalahan nasional yang sangat serius karena berpotensi merusak moral bangsa dan masa depan generasi muda. Penyalahgunaan narkotika yang dilakukan secara terus-menerus dapat menyebabkan ketergantungan, baik secara fisik maupun psikis, yang ditandai dengan dorongan kuat untuk menggunakan narkoba dengan dosis yang semakin meningkat.
BNN Kabupaten Banyumas juga menjelaskan bahwa penanggulangan penyalahgunaan narkoba memerlukan upaya terpadu dan komprehensif yang mencakup langkah preventif, represif, terapi, dan rehabilitasi. Faktor penyebab penyalahgunaan narkoba antara lain kondisi geografis, faktor ekonomi, kemudahan memperoleh obat terlarang, pengaruh lingkungan keluarga dan masyarakat, faktor kepribadian, serta kondisi fisik individu. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diajak untuk lebih peduli dan waspada terhadap bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat mengancam dan menghancurkan masa depan generasi muda.
Kegiatan sosialisasi dan gelar kesenian kebudayaan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan serta pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat Desa Wlahar Wetan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain itu, masyarakat diharapkan mampu meneruskan informasi dan pengetahuan yang diperoleh kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya sebagai bentuk upaya pencegahan sejak dini.
Acara ditutup dengan pembacaan hamdallah sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran dan kesuksesan kegiatan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Desa Wlahar Wetan berkomitmen untuk terus mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba demi terwujudnya masyarakat desa yang sehat, aman, dan berdaya.