Sistem Informasi Desa Wlahar Wetan
WLAHAR WETAN – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Wlahar Wetan dengan difasilitasi Pemerintah Desa menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan Reorganisasi Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan pada Rabu, 4 November 2025, bertempat di Balai Kemasyarakatan Desa Wlahar Wetan.
Acara dipimpin langsung oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan dihadiri oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, Ketua Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD), tokoh dan unsur masyarakat, serta Pendamping Desa Kecamatan Kalibagor serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Wlahar Wetan.
Agenda utama diawali dengan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BUMDes periode sebelumnya oleh Direktur BUMDes yang menjabat, Sdr. Imam Supriyatno, SE. Dalam laporannya, dipaparkan mengenai capaian kinerja, kondisi keuangan, serta berbagai tantangan yang dihadapi selama masa jabatan tersebut. Penyampaian LPJ ini merupakan wujud keterbukaan informasi dan akuntabilitas pengelolaan aset desa kepada masyarakat.
Setelah LPJ diterima oleh forum, musyawarah dilanjutkan dengan agenda reorganisasi kepengurusan. Melalui proses musyawarah mufakat, telah terpilih susunan direksi BUMDes Wlahar Wetan yang baru untuk masa bakti 2025-2030 mendatang, yakni:
Direktur : Sdr. Kukuh Priambodo, SH.
Sekretaris: Sdr. Walid Nuzulud Al-Hidayat, S.Pd.I.
Bendahara: Sdri. Fani Fatimah.
Untuk memastikan fungsi kontrol dan pengawasan berjalan optimal, Musdes juga menetapkan tim pengawas yang terdiri dari:
Sdr. Suwito, S.Pd.
Sdr. Akhmad Iwan Fauzi, S.Pd.
Sdr. Heri Umari.
Dalam visi ke depannya, kepengurusan BUMDes yang baru direncanakan akan mengalihkan fokus utama usaha pada sektor ketahanan pangan. Langkah ini diambil sebagai respons atas kebutuhan masyarakat sekaligus upaya desa dalam mendukung kedaulatan pangan lokal sesuai dengan program nasional.
"Kami berharap dengan kepengurusan yang baru ini, BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa yang lebih progresif, khususnya dalam mengelola potensi pertanian maupun peternakan yang ada di Wlahar Wetan," ujar pimpinan musyawarah dalam sambutannya.
Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara musyawarah dan foto bersama sebagai simbol sinergi antara pemerintah desa, BPD, dan pengelola BUMDes yang baru.