Sistem Informasi Desa Wlahar Wetan

Gambar Artikel

Merawat Padi Fase Bunting dan Bebunga

Fase bunting (40-60 HST) dan berbunga (70-80 HST) adalah periode generatif paling kritis dalam budidaya padi. Kewaspadaan petani pada masa ini sangat krusial karena menentukan keberhasilan pengisian bulir dan hasil panen. Kegagalan perawatan pada fase ini dapat menyebabkan penurunan hasil hingga 50-80%. 

Berikut adalah kewaspadaan dan tindakan yang perlu diperhatikan petani:

1. Pengelolaan Air yang Ketat (Kritis)

Wajib Air: Saat bunting hingga berbunga, lahan sawah tidak boleh kekeringan. Kekeringan pada fase ini menyebabkan malai tidak keluar sempurna, bunga gagal diserbuki, dan gabah hampa.

Tinggi Air: Pertahankan air menggenang setinggi 3-5 cm untuk menjaga kelembaban dan mendukung pengisian bulir yang maksimal. 

2. Pengendalian Hama dan Penyakit (Hama Beluk/Sundep)

Hama Penggerek Batang (Beluk): Waspada serangan sundep/beluk yang dapat menyebabkan malai memutih (mati).

Walang Sangit: Waspadai walang sangit yang mengisap cairan padi, yang sering muncul saat fase berbunga hingga masak susu.

Penyakit Jamur: Jamur patah leher (Pyricularia oryzae) dan jamur ustilago dapat menyerang. Tindakan preventif dengan fungisida sangat dianjurkan. 

3. Pemberian Nutrisi Tepat Sasaran 

Unsur Kalium & Fosfat: Padi bunting membutuhkan nutrisi tinggi (terutama Kalium dan Fosfat) untuk memperkuat tanaman dan mendorong keluarnya malai secara serempak.

Calcium: Jika pucuk daun menguning saat bunting tua, itu tanda tanaman kekurangan kalsium, segera berikan nutrisi tambahan. 

4. Waspada Penyemprotan (Pesticide Application)

Hindari Saat Berbunga: Jangan melakukan penyemprotan insektisida/fungisida saat padi sedang mekar berbunga (sekitar jam 09.00-11.00 WIB) karena dapat mematikan serangga penyerbuk dan merusak bunga.

Waktu Terbaik: Penyemprotan sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum jam 09.00 atau sore hari setelah jam 15.30. 

5. Pengamatan (Monitoring) Harian

Hama Tikus: Fase bunting sering menjadi sasaran serangan hama tikus. Lakukan pengamatan rutin.

Serempak: Upayakan tanaman padi serempak agar memudahkan pengendalian hama dan mempercepat masa panen. 

Dengan menjaga ketersediaan air dan melindungi padi dari hama pada fase ini, malai akan tumbuh lebih bernas dan hasil panen lebih maksimal. 

Tulis Komentar