Wlaharwetan – Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-undang No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa, seorang Kepala Desa berkewajiban mengangkat warga masyarakat yang memenuhi syarat sebagai seorang Perangkat Desa yang bertugas membantu Kepala Desa dalam mengurusi pemerintahan desa. Perangkat Desa sebagai unsur pembantu kepala desa (pasal 61 ayat 2).

Namun dari seorang perangkat desa, perlu kita ikuti rekam jejaknya dari mulai diangkat hingga sebagai perangkat desa yang merupakan pembantu kepala desa dalam melaksanakan kegiatan pemerintahan desa. Tidak banyak diketahui oleh masyarakat, bahwa dalam pelaksanaannya membantu Kepala Desa, seorang perangkat desa lebih banyak berkecimpung di dalam kantor desa. Baik mengurusi administrasi maupun pelayanan masyarakat. Masih sedikit seorang perangkat desa yang langsung terjun kemasyarakat dalam kegiatan kerjanya. Terkecuali ada kegiatan semisal, jual-beli tanah, perkawinan dan kerja bhakti. Selebihnya lebih banyak dilakukan di dalam kantor desa.

ini akan dapat dilihat dari kinerjanya dalam membantu kepala desa. Apakah secara prestasi dapat menunjukkan kepada masyarakat dalam hal penanganannya dalam membantu pelayanan masyarakat. Secara dedikasi, dapat di ukur juga apakah seorang perangkat desa mempunyai dedikasi yang bagus dalam bekerja.

Kepala Seksi Pelayanan Pemdes Wlahar Wetan Daryo menghimbau semua pihak untuk terus mendukung lembaganya terkait program-program ke seluruh bidang, khususnya tahun 2018 ini dalam peningkatan perekonomian tingkat desa untuk memperkuat pendapatan masyarakat dan desa di masa yang akan datang. Menurut Daryo, memajukan ekonomi desa melalui Bumdes saat ini sangat penting dan harus dipahami semua warga desa.

Daryo menegaskan jika dia dan jajarannya disumpah dan dibayar negara untuk melayani warga dan memproses program atau mendampingi kegiatan pembangunan dan memfasilitasi pemberdayaan masyarakat desa. Bagian pelayanan menjadi tugas pokok saya langsung dibawah kordinasi Kepala Desa. Fungsi Kasi Pelayanan membantu Kepala Desa sebagai pelaksana teknis, pelaksana tugas operasional dan melaksanakan penyuluhan dan motivasi terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban masyarakat, meningkatkan upaya partisipasi masyarakat, pelestarian nilai sosial budaya masyarakat, keagamaan, dan ketenagakerjaan.

“Semua yang bekerja di Pemdes, apalagi perangkat desa dan pimpinan itu disumpah dan digaji untuk mendorong desa ke depan lebih mandiri sejahtera, baik warga masyarakatnya maupun tata kelola pemerintahannya,” kata Daryo.

(Daryo) Kepala Seksi pelayanan Pemdes Wlahar Wetan

“Mari bangun Desa kita dengan kekuatan doa, keikhlasan bekerja dan kesabaran melayani,” pungkasnya.